Protokol Covid-19 di Pelantikan Advokat KAI, Ketum IPHI: Sesuai Arahan Jokowi

0 36

JAKARTA: Ketua Umum DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI), Rahmat Santoso SH, MH menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi tinggi kepada DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang baru saja melantik advokat baru.

“Pandemi covid-19 jangan sampai membuat kita lemah dan berhenti melahirkan advokat baru. Sesuai Menkumham Nomor AHU-0001077/AH-01-08. Tahun 2019, KAI harus hadir di tengah masyarakat dan berperan dalam penegakan hukum, ” pesan Rahmat Santoso, Sabtu 10 Juli 2020.

Sehari sebelumnya, Sebanyak 61 advokat baru angkatan XVII resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP-KAI) di Hotel Aston, Kuningan Jakarta, Jumat 10 Juli 2020.

Pelantikan advokat digelar selama tiga jam dengan mengikuti aturan protokol kesehatan. Semua calon advokat dan undangan wajib menggunakan masker, face shield dan tes suhu badan.

Selain itu, saat prosesi penyumpahan, para advokat baru berbaris dengan jarak yang sudah diatur sesuai protap pencegahan covid-19, yaitu minimal satu meter.

Sebagai “ibu” yang melahirkan KAI, IPHI sesuai Menkumham:Nomor AHU-00658.AH.01.08 Tahun 2018, lanjut Rahmat Santoso, memberikan apresiasi tinggi kepada organisasi advokat berlogo pedang merah ini yang menggelar pelantikan dengan protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi)

“Sesuai dengan arahan pemerintah dan bapak presiden Joko Widodo, kita harus bisa hidup berdampingan dengan virus korona yang belum berakhir ini. KAI dan IPHI harus siap menyambut era New Normal dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19, ” ucap Rahmat Santoso yang juga menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya ini.

Ditambahkan Rahmat, kepada seluruh keluarga besar IPHI dan KAI diharapkan bisa membantu pemerintah untuk memerangi wabah virus korona dengan memberikan edukasi dan contoh bagi masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan.

“Seperti kata bapak Presiden Jokowi, kita harus punya perasaan sama, virus korona tidak bisa kita anggap biasa. Untuk itu selain memberikan bantuan hukum, saya minta seluruh advokat juga memberikan edukasi dan contoh tentang protokol kesehatan untuk pencegahan covoid-19, ” pintanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.