Rusdi Taher: Tidak Ada Alasan Yuridis Meminta Ketua MK Mundur

0 300

Ketua Dewan Penasihat Kongres Advokat Indonesia (KAI ISL) HM Rusdi Taher SH MH menyatakan, tidak ada alasan objektif baik alasan yuridis, sosiologis, politis yang logis dan rasional untuk meminta Anwar Usman mundur dari jabatannya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Bahwa sebagai negara demokrasi, memang kita harus menghargai pandangan dan pendapat seseorang terhadap sesuatu hal, namun menurutnya, seseorang yang mengemukakan pendapat, terutama yang sifatnya substansial dan berimplikasi jauh bagi Masyarakat, Bangsa dan Negara, seharusnya mengemukakan argumentasi-argumentasi yang rasional, obyektif dan logis.

Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menilai, suatu masalah harus ditinjau dari berbagai dimensi, seperti alasan-alasan harus berdasarkan landasan Yuridis (hukum) Sosiologis (masyarakat), Politis dan pertimbangan-pertimbangan lainnya.

Menurut Rusdi Taher, “Bahwa saya tidak melihat ada alasan yuridis untuk meminta Anwar Usman selaku Ketua MK mengundurkan diri, karena dia tidak melakukan pelanggaran hukum apapun, tidak ada norma-norma hukum yang ia langgar, termasuk tidak ada penyalahgunaan wewenang dan jabatan selama menjadi Ketua MK.”

“Seseorang tidak boleh dihukum apabila ia tidak melakukan pelanggaran hukum,” kata Rusdi Taher, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Mantan Kajati DKI ini menjelaskan, secara sosiologis, tidak ada sesuatu hal yang dilakukan Anwar Usman yang dianggap tidak baik bagi masyarakat, baik etik maupun moral.

Meminta Anwar Usman mundur selaku Pejabat Tinggi Negara, juga secara Politis tidak menguntungkan, malah justru berpotensi membuat kegaduhan politik.

“Kalau yang dipersoalkan, karena Anwar Usman akan menikahi adik Jokowi, menurutnya Bangsa Indonesia harus diajari berfikiran yang positif dan tidak berpikiran negatif, apalagi hal tersebut sudah masuk ke dalam ranah pribadi yang seharusnya masyarakat tidak perlu turut campur dengan urusan pribadi seseorang,” papar Rusdi Taher.

Ia berharap, Anwar Usman tetap tegar dalam menjalankan tugas dan tidak perlu terpengaruh dengan berbagai kritik yang negatif terhadap dirinya.

Hidup ini, lanjutnya penuh dengan tantangan dan cobaan, hanya orang-orang yang berjiwa besar yang bisa menghadapinya. Selama MK dipimpin oleh Anwar Usman, MK berjalan pada rel yang yang benar, on the track dan tidak pernah terdengar penyimpangan di tubuh MK.

“Sekiranya Bapak Anwar Usman akan menikah, Saya mengucapkan Selamat Menempuh Hidup Baru, semoga Sakinah, Mawaddah Warrahmah,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.