Momen Hari Kartini, Ketua Umum KAI Soroti Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak
Ketua Umum KAI, Siti Jamaliah Lubis mengajak pemerintah, khususnya Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), untuk memperkuat perlindungan terhadap pekerja migran perempuan. Ia menyebut perempuan sangat rentan menjadi korban perdagangan manusia dan kekerasan seksual di luar negeri.
“KAI telah menjalin kerja sama dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui nota kesepahaman (MoU) untuk mencegah perdagangan perempuan dan memberikan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan anak, terutama dari praktik eksploitasi seksual seperti yang sempat terjadi di Batam. KAI, lanjutnya, berkomitmen membela hak-hak perempuan dan anak dari segala bentuk kejahatan.
Di sisi lain, Kak Mia mengajak para ibu untuk lebih aktif mendampingi anak-anak mereka, termasuk dalam mengontrol penggunaan gadget dan aktivitas bermain game online yang semakin mudah diakses.
Sebagai penutup, ia menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kartini kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya para advokat perempuan yang tergabung dalam KAI. “Semoga semakin banyak Srikandi hukum yang hadir dan berkontribusi bagi keadilan di tanah air. Semangat Kartini akan terus hidup, karena dari kegelapan akan selalu terbit cahaya,” pungkasnya.