Peduli Covid-19 DPD KAI dan DPD IPHI Indra Sahnun Lubis Bagi 2000 Sembako

0 10

Surabaya, Memorandum – Sebagai bentuk kepedulian masyarakat di tengah wabah corona virus disease 2019 (Covid-19), Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jatim dan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (DPP IPHI) Indra Sahnun Lubis (ISL) membagikan 2.000 paket sembako berisi 3 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak, dan 1 dos teh kepada masyarakat, Rabu (6/5).

Dikatakan Ketua DPD KAI Jatim Abdul Malik, bantuan 6 ton beras oleh KAI dan IPHI di bawah kepemimpinan Presiden KAI Hj Siti Jamaliah Lubis SH dan Ketua Umum IPHI H Rahmat Santoso SH MH ini disalurkan kepada masyarakat yang terdampak saat diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Paket sembako ini dengan sasaran office boy (OB), driver ojek online (ojol), takmir masjid, satpam, tukang sampah, dan masyarakat yang tidak mampu,” ujar pengacara yang juga Ketua Dewan Kehormatan DPP IPHI Pusat ini.

Namun, pembagian di musim virus corona ini dikemas berbeda dengan pembagian sembako sebelumnya. Di mana, pengurus DPD KAI dan IPHI Jatim mendata langsung ke masyarakat terdampak lalu mengambil paket sembako di kantor Jalan Raya Prambanan 5 Surabaya ini.

“Tadi ada perwakilan aparatur sipil negara (ASN) polisi, pengadilan negeri, kejaksaan. Kami juga akan memberikan kepada panti asuhan, anak yatim, janda dàn manula,” terang Abah Malik—sapaan Abdul Malik.

Tambah Malik, bagi teman-teman seprofesi yang mempunyai mobil mewah, rumah besar kiranya ikut peduli dan membantu program pemerintah tentang masyarakat yang terdampak PSBB dan Covid-19.

Lanjut Malik, pembagian paket sembako ini serentak dilakukan DPD KAI dan IPHI di seluruh 38 DPC di Jatim yang sudah membagikan paket sembako antara lain Sumenep, Bangkalan Nganjuk, Ngawi, Kota Malang, Kabupaten Malang, Ponorogo, Pasuruan. Jember. Surabaya, Madiun, Tulungagung, Gresik, Tuban, Mojokerto, Kediri, Jombang, dan yang lainnya menyusul.

“Sedangkan di DPC yang lainnya bervariasi. Ada yang memberikan uang bagi anak yatim dan ibu-ibu manula,” ujar Malik. (adv/fer/rif)

Leave A Reply

Your email address will not be published.