DPP KAI Nyatakan Usulan Toga Advokat Terbaru Tidak Sesuai Peraturan

0 425

Jakarta, DPP KAI – Dr. (C) Ibrani Datuk Rajo Tianso., SH., MH. Wakil Sekretaris Jenderal DPP KAI mengatakan bahwa usulan pemakaian toga advokat terbaru yang diluncurkan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) pada Kamis 10 Juni 2021 lalu, tidak sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan peraturan yang ada.

“KAI berpandangan bahwa tetap berpegang pada peraturan yang berlaku. Kami memandang untuk toga ini belum perlu dilakukan sebuah perubahan. Karena saat ini masih sistem multi bar yang berlaku. Sampai nanti pada akhirnya ada kesepakatan baru, silahkan dibicarakan lebih lanjut. Dan karena toga itu adalah simbol dari penegak hukum, makanya yang bisa diterima adalah peraturan yang berlaku sekarang,” ujarnya di Sekretariat DPP KAI, Jumat (18/6/2021).

Ibrani juga menjelaskan mengenai hasil rapat pimpinan DPP KAI yang baru saja dilangsungkan. Dalam rapat tersebut, selain membahas mengenai toga usulan Peradi, para pimpinan juga membincang mengenai sistem Single Bar. “Ini sebenarnya cerita lama (wacana single bar). Kenyataannya setiap diadakan single bar, kan selalu pecah. Maka kita harus memahami kalau sekarang itu, bentuk federasi yang paling diterima. Dan paling ideal adalah multi bar,” tambahnya.

Untuk itu Ibrani mengatakan bentuk sistem multi bar lah yang memang diinginkan, untuk menghindari cerita organisasi profesi advokat pecah dikemudian hari. “Walaupun multi bar, menyangkut kode etik, bisa dirumuskan secara bersama-sama. Jadi dengan demikian tidak ada lagi kisruh dalam organisasi advokat. Jika organisasi advokat selalu kisruh dan pecah, itu yang dirugikan adalah organisasi advokat. Kita berharap untuk seluruh organisasi advokat, sadar dirilah memang realitanya multi bar yang dikehendaki. Maka dari itu jangan mempertahankan ego masing-masing, dari situ sadari bahwa multibar yang dikehendaki.”

Pernyataan ini merupakan hasil pembahasan dalam rapat pimpinan DPP KAI yang dihadiri langsung oleh Presiden KAI, Siti Jamaliah Lubis SH, Tommy Sihotang, Herman Kadir, Trubus Rahardiansyah, Agus Saputra, Ibrani Datuk Rajo Tianso, Petrus Bala Pattyona, Nazarudin Lubis dan beberapa pimpinan lainnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.