Sosok Advokat Mendiang Indra Sahnun Lubis Senantiasa Menjadi Panutan Bagi Para Advokat
Sosok advokat mendiang Indra Sahnun Lubis senantiasa menjadi panutan bagi para advokat yang giat memperjuangkan hak keadilan bagi rakyat kebanyakan. Terkhusus bagi para advokat di kalangan pengurus dan anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dicetuskan pendiriannya oleh Bang Sahnun, panggilan akrab Indra Saahnun Lubis. Oleh karena itu, bagi para advokat di KAI ruh semangat perjuangan Bang Sahnun masih terus dipegang teguh hingga saat ini.
Demikian antara lain diungkapkan Siti Jamilah, SH, Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI). Dan, tidak hanya bagi kalangan rakyat kecil, sumbangsih Bang Sahnun bagi tegaknya harkat dan martabat advokat sebagai profesi yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, juga sangat besar. Bagi Kak Mia, wanita yang juga tak kalah gigih dalam memperjuangkan hak rakyat kecil dalam memperoleh keadilan ini, ia pasti tak pernah lupa kegigihan Bang Sahnun dalam memperjuangkan terwujudnya UU Advokat.
Bahkan, kala itu, saking semangatnya Bang Sahnun sampai gebrak-gebrak meja saat rapat dengar pendapat mengenai UU Advokat dengan komisi III DPR. Itulah akhirnya, salah satunya berkat perjuangan Bang Sahnun, UU Advokat dapat dinikmati oleh seluruh kalangan advokat hingga saat ini. Dan, Bang Sahnun salah satu tokoh yang berdiri di garda paling depan bagi terwujudnya UU Advokat tersebut.
Kak Mia bilang, hingga saat ini, semangat seperti itu terus digalakkan di kalangan advokat KAI. Sehingga tetap kukuh dan solid sebagai sebuah organisasi advokat. Wajar, bila hingga saat ini, terkhusus bagi advokat di kalangan KAI, masih terus mengingat semangat gigih perjuangan seorang Indra Sahnun Lubis, sebagai salah satu advokat yang terbilang legendaris. Salah satunya, dengan menyelenggarakan peringatan tahunan (haul) wafatnya almarhum Indra Sahnun Lubis yang wafat pada tepat Hari Pahlawan 10 November lima tahun silam. “Ini adalah haul yang kelima almarhum Bang Indra. Sedianya pada tanggal 10 November. Namun, karena kesibukan saya, baru terselenggara hari ini (9 Desember), sepulangnya saya dari luar negeri,“ ungkap Kak Mia. “Acara haul ini diperingati dengan santunan terhadap anak yatim dan dihadiri segenap jajaran pengurus dan anggota KAI.”
“Bang Indra ini adalah tauladan bagi kami. Guru kami. Orangtua kami. Dan, Abang kami. Yang pasti, masyarakat juga sudah mengenal bagaimana kiprah Bang Sahnun membela masyarakat dalam mencari keadilan. Itulah yang diajarkannya kepada kami,“ ungkap Kak Mia. „Dan, sampai saat ini, Kongres Advokat Indonesia bisa lebih besar lagi, Insya Allah, perjuangan Bang Indra tidak akan pernah kami lupakan.“
Dalam kesempatan tersebut, dengan kehadiran segenap jajaran pengurus dan anggota KAI, Kak Mia menghimbau untuk tetaplah berjuang untuk tegaknya hukum di negara ini. „Apalagi, amanah Bang Indra kepada kami, jangan sampai masyarakat itu menangis untuk mencari keadilan. Tetap diperjuangkan dan bantu,“ ungkap Kak Mia. „Itu pesan Bang Indra kepada kami. Dan saya harapkan semua anggota KAI terus berjuang untuk menegakkan keadilan. Dan, jangan pernah putus asa.“
Walaupun memang, lanjut Kak Mia, di negara kita yang memang negara hukum, hukum itu belum maksimal di negara Indonesia ini. „Tapi, apa pun, mari kita dukung bersama-sama apa yang sudah juga diperjuangkan pemerintah untuk penegakkan hukum yang ada di negara kita. Itu mungkin pesan saya kepada seluruh advokat di Indonesia,“ pungkas Kak Mia. „Dan, terutama untuk advokat KAI, mari berjuang, mari bersatu. Dan, tetap solid untuk membesarkan KAI.“