Sekjen KAI Minta Peserta DKPA Tanamkan Sikap Kesabaran

0 174

Sekjen DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI), Apolos Djara Bonga,S.H secara khusus meminta para peserta Diklat Khusus Profesi Advokat (DKPA) untuk menanamkan sikap kesabaran selama mengikuti diklat. Sehingga kedepan ketika mendampingi klien di polisi, kejaksaan dan pengadilan sudah terlatih kesabaran.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dan membuka acara DKPA yang berlangsung di Swiss Hotel Kristal, Jalan Timor Raya Kota Kupang, Senin 22 November 2021. Kegiatan ini merupakan kerjasama KAI NTT dan Fakultas Hukum Undana. Hadir pula dari Pengadilan Negeri Kupang, Kejaksaan, Pengadilan Militer serta undangan lainnya.

Apolos dalam sambutannya, meminta agar peserta Diklat mengikuti Diklat dengan penuh kesabaran, sehingga mendampingi klien di polisi, kejaksaan dan pengadilan, sudah terlatih dengan kesabaran. “Butuh kesabaran jika menjadi advokat, karena ketika kita dampingi klien, saat pemeriksaan, maka butuh waktu lama, sehingga kesabaran advokat sangat diperlukan,” kata Apolos.

Apolos yang sudah dua periode menjabat Sekjen DPP KAI ini menjelaskan, advokat harus memilki kerelaan dan ,kedermawan melakukan pembelaan bagi orang yang tertindas. “Jadi advokat bukan untuk gagah-gagahan, tetapi harus bekerja dengan sukarela untuk membeli yang tertindas,” katanya.

Diharapkan kualitas advokat harus ditingkatkan dalam membantu masyarakat pencari keadilan di NTT khususnya. Apolos juga mengapresiasi advokat di NTT yang tidak pernah ditangkap atau tersangkut kasus seperti kasus suap.

Apolos juga tampil sebagai pemateri pertama pada DKPA ini menjelaskan soal sejarah hadirnya KAI di Indonesia termasuk kepengurusan KAI. “KAI ada di seluruh Indonesia dan sekitar 90 persen ada di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Ketua DPD KAI NTT, Fredy Djaha, S.H,M.H mengatakan, kegiatan Diklat itu merupakan sebuah perjuangan. “Kegiatan ini sudah direncanakan sejak tahun lalu, namun karena adanya Pandemi Covid-19 sehingga baru bisa terlaksana. Tentu ini menjadi tantangan, tapi saya percaya, apapun hambatan, kegiatan ini harus dilakukan,” kata Fredy.

Dia mengharapkan 48 orang menunggu begitu lama dengan tantangan dan segala keberadaan panitia dalam pelaksanaan Diklat ini, tapi bisa terwujud. Sebagai ketua Fredy memohon kepada peserta agar menjadikan momen tersebut sebagai bentuk pemahaman dan pendalaman ilmu yang audah diperoleh di kampus.

Ketua Panitia Pelaksana, Obet R. Djami, S.H,M.H mengatakan, DKPA itu seharusnya digelar pada tahun lalu, tetapi diikuti oleh 49 orang dan akan berlangsung sejak 22-27 November 2021. “Kita libatkan agar sharing ilmu dengan teman-teman agar diklat KAI ini memiliki kualitas,” kata Jeffry.

Saat itu ada penyerahan cinderamata dari Ketua DPD KAI NTT, Fredy Djaha,S.H,M.H kepada Dr. Jeffry Likadja, kemudian dari Ketua Panitia DKPA, Obed Djami, S.H,M.H kepada Ketua DPD KAI NTT, Fredy Djaha,S.H,M.H dan dari Sekretaris DPD KAI NTT, Luis Balun,S.H kepada Sekjen DPP KAI, Apolos Djara Bonga,S.H. Apolos usai membuka DKPA ini juga menyematkan tanda peserta kepada dua orang peserta secara simbolis.

Leave A Reply

Your email address will not be published.