160 Advokat KAI Gelar Konsultasi Hukum Gratis

0 170

SOLO, SABTU – Sekitar 160 advokat yang tergabung dalam Kongres Advokat Indonesia (KAI) Surakarta dan anggota KAI dari beberapa kota menggelar konsultasi hukum gratis bagi masyarakat Kota Solo dan sekitarnya, Sabtu (30/8) petang di area city walk (kawasan bagi pejalan kaki) di Kota Solo.

Konsultasi hukum gratis yang dibuka Wali Kota Solo Joko Widodo, dan dihadiri Kepala Kepolisian Kota Solo Komisaris Besar Akhmad Syukrani, dan dihadiri Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI, Todung Mulya Lubis, Eggi Sujana, dan Teguh Samudera.

Sejak pukul 15.00 sekitar 100 meja digelar di kawasan city walk tepat di depan Loji Gandrung (rumah dinas wali kota Solo) untuk melayani masyarakat yang ingin konsultasi hukum. Para advokat yang tergabung dalam KAI Surakarta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang.

Pada acara ini, Teguh Samudera membacakan sambutan dari advokat senior Adnan Buyung Nasution selaku Honorary Chairman KAI. Dalam sambutannya, Nasution menyambut gembira kegiatan yang digagas DPC KAI Surakarta, dan berharap kegiatan seperti ini diikuti DPC KAI lainnya.

“Tunjukkan bahwa advokat Indonesia adalah pejuang, yang peduli dengan persoalan-persoalan hukum yang ada dalam masyarakat. Advokat yang tidak semata-mata mencari uang untuk memperkaya diri, mengenakan tarif yang tinggi atas jasa hukumnya, atau bahkan lebih jauh berbuat tidak terpuji dengan menghalalkan segala cara dengan jalan memperjualbelikan hukum,” baca Teguh.

Wakil Presiden KAI Todung Mulya juga memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan berharap advokat menjalankan profesinya secara profesional dengan mengedepankan hati nurani. Layanan hukum gratis hendaknya diberikan kepada orang yang benar-benar tidak mampu.

Acara ini ditandai dengan konsultasi hukum antara Wali Kota Solo Joko Widodo dan Todung Mulya Lubis. Joko Widodo berkonsultasi dengan Lubis mengenai sengketa tanah di kawasan Sriwedari yang hingga kini jadi persoalan. Konsultasi ini berlangsung sekitar 20 menit. Dalam konsult asi tersebut Lubis memberikan penjelasan kepada Joko Widodo mengenai solusi yang bisa ditempuh Pemkot Solo dalam memenangkan kasus tersebut.

Sayangnya, acara ini tidak banyak diikuti masyarakat pencari keadilan. Sebagian meja yang disiapkan untuk konsultasi gratis tidak terpakai, karena masyarakat yang datang tidak banyak.

Sumber : Kompas.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.