KAI Ajak Para Penegak Hukum Pelopori Proses Peradilan yang Baik

0 32

Proses peradilan yang murni, bersih, jujur, adil dan tanpa rekasaya merupakan dambaan setiap masyarakat Indonesia. Hal ini akan terjadi bila para Penegakan Hukum di Indonesia yaitu Advokat, Polisi, Jaksa dan Hakim, mau mempelopori meninggalkan kebiasaan lama dalam praktik melanggar hukum saat proses peradilan berlangsung.

Para penegak hukum di Indonesia harus bisa menjadi contoh yang baik dalam proses penegakan hukum di Indonesia. “Jika Advokat, Polisi, Jaksa maupun Hakim mau jujur dalam proses penegakan hukum, maka saya yakin peradilan di Indonesia akan bersih dan menjadi impian masyarakat, masyarakat pun akan memperoleh kesejahteraan di bidang keadilan,” kata Plt Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Dr (Can) Herman Kadir SH MH, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Ia menyayangkan, banyaknya penegak hukum yang tertangkap akibat dugaan suap saat menjalankan profesi maupun tugasnya. Mulai 2018 ini, Herman Kadir berharap tak terjadi lagi proses yang melanggar hukum dan melanggar kode etik tersebut.

“Indonesia akan menjadi negara yang hebat dan disegani oleh negara lain kalau proses peradilan bisa berjalan baik dan penegakan hukum berjalan sesuai jalurnya,” papar Herman.

Ia juga berharap agar para advokat di Indonesia, khususnya advokat KAI yang ia pimpin mau mempelopori menjalankan tugas-tugas penegak hukum dalam menjalankan profesinya yang tidak melanggar hukum. Hal ini imbuhnya, harus dimulai dari advokat, karena advokat merupakan garda terdepan penegakan hukum di Indonesia.

Herman berharap, 2018 tak ada lagi pihak yang berupaya merekayasa hukum. Selama ini sering terjadi, siapa yang mempunyai uang berupaya merekayasa hukum. “Indonesia merupakan rechstat atau negara hukum, sehingga segala sesuatunya harus didasarkan hukum, bukan berdasarkan non hukum. Kita jalankan saja hukum sesuai aturannya yang sudah ada, advokat ada UU Advokat, polisi ada UU Kepolisian, jaksa ada UU Kejaksaan, begitupun hakim sudah ada UU Kehakiman. Saya sangat yakin kalau semua pihak memulainya seperti itu maka penegakan hukum di Indonesia akan berjalan baik,” pungkasnya.

Pergantian Pucuk Pimpinan KAI

Herman Kadir diangkat menjadi Plt Presiden KAI menggantikan H Indra Sahnun Lubis yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, melalui rapat pleno yang diperluas. Rapat pleno dihadiri para pengurus harian, Ketua Dewan Kehormatan Egi Sudjana, Ketua Dewan Penasihat Rusdi Tahir, Sekjen KAI Apolos Djarabonga dan pengurus lainnya. Supaya tidak terjadi kekosongan kepemimpinan, maka ditunjuklah Herman Kadir menjadi Plt sementara hingga digelarnya Rapimnas KAI pada 11 Januari mendatang di Surabaya.

Selain Herman Kadir, rapat juga memunculkan kandidat Plt Presiden KAI yang akan ditetapkan di Rapimnas KAI mendatang, yaitu: Partahi Sihombing, Sahala Siahaan, Ahmad Yani dan Rahmad Santoso. Plt Presiden KAI ini nantinya mempersiapkan digelarnya Kongres yang direncanakan berlangsung 30 Mei 2018, sesuai hari lahirnya organisasi Advokat tersebut.

Sumber : MediasiOnline.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.