18 Tahun KAI: Lahir dari Satu Kongres, Tumbuh Jadi Rumah 40 Ribu Advokat

0 16

Jakarta — Kongres Advokat Indonesia (KAI) merayakan hari jadinya yang ke-18 pada 30 Mei 2026. Organisasi advokat dengan lebih dari 40 ribu anggota di seluruh Indonesia itu kini memiliki 64 cabang yang tersebar di berbagai daerah.

Ketua Umum KAI, Siti Jamaliah Lubis (Mia Lubis), menegaskan bahwa sejak berdiri pada 30 Mei 2008, KAI konsisten menjadi wadah perjuangan para advokat dalam menjaga kehormatan profesi dan memperkuat akses keadilan bagi masyarakat.

KAI lahir dari inisiatif dua advokat senior, Adnan Buyung Nasution dan almarhum Indra Sahnun Lubis, melalui Kongres Advokat Indonesia I di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. Lebih dari 7.000 pengacara hadir dalam kongres tersebut. Secara aklamasi, peserta menetapkan Indra Sahnun Lubis sebagai Presiden pertama DPP KAI, sementara Adnan Buyung Nasution didapuk sebagai Ketua Kehormatan.

Organisasi ini didirikan sebagai lembaga profesi yang mandiri, bebas, dan bertanggung jawab, dengan misi mendorong pengembangan hukum nasional serta mencetak advokat yang berintegritas. Motto perjuangannya: “Fiat Justitia Ruat Coelum” — keadilan harus tetap ditegakkan, sekalipun langit runtuh.

Mia Lubis mengakui perjalanan 18 tahun KAI tidak selalu mulus. Namun, loyalitas para anggota menjadi bukti ketangguhan organisasi. Di kepengurusan saat ini, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas DPP KAI.

Dalam memperingati hari jadi ke-18, sejumlah kegiatan digelar di berbagai cabang, mulai dari penyuluhan hukum, bantuan hukum gratis, hingga sosialisasi hukum di sekolah dan komunitas masyarakat.

Apresiasi juga datang dari kalangan pejabat negara. Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono berharap KAI terus melahirkan advokat berintegritas yang mampu mengawal penegakan hukum sekaligus bersinergi dengan pelaku usaha dalam bidang advokasi, literasi, dan perlindungan hukum.

Mia Lubis menutup peringatan ini dengan harapan agar KAI ke depan semakin solid, profesional, dan independen dalam menegakkan hukum yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.