Ujian Calon Advokat KAI ISL Jabar Diikuti 74 Peserta

0 149

Profesi advokat atau pengacara nampaknya masih menjadi salah satu profesi favorit di Indonesia umumnya dan di Jawa Barat pada khususnya. Ini terlihat dari antusiasme peminat pada profesi itu mengikui Ujian Calon Advokat (UCA) yang diselenggarakan oleh DPD Kongres Advokat Indonesia, Indra Sahnun Lubis (KAI ISL) Jabar.

DPD KAI ISL Jabar baru saja usai menyelenggarakan UCA angkatan XV dengan diikuti 74 peserta dari berbagai daerah di provinsi Jabar yang berlangsung sehari di Grand Hotel Preanger pada Jumat 9 April 2021.

Peserta UCA diwajibkan mengisi soal-soal ujian terdiri dari soal-soal teori ilmu hukum hingga proses litigasi kasus perdata, terutama bagaimana peserta diuji membuat surat kuasa khusus dalam penanganan gugatan perdata.

Ketua DPD KAI Jabar Muhammad Lukman Chakim, SH., MH yang hadir langsung di tempat UCA hingga petang hari mengatakan, kegiatan ujian yang diselenggarakan selain bertujuan membuka peluang bagi para sarjana hukum untuk menjadi praktisi hukum sebagai advokat, juga menjawab kebutuhan terhadap masih perlunya tenaga advokat yang handal di Jawa Barat.

Peserta UCA KAI Jabar angkatan ke-XV bukan hanya para sarjana hukum yang masih belum berpengalaman bekerja, tetapi juga diikuti sejumlah sarjana hukum yang sebelumnya pernah berkiprah di berbagai lini kegiatan pekerjaan dan profesi, seperti polisisi mantan anggota DPRD, pensiunan hakim dan jaksa bahkan purnawirawan polisi.

Bagi para mantan pejabat publik atau birokrat di bidang hukum, menjadi seorang advokat bukanlah hal baru yang masih gelap gulita. Mereka puluhan tahun sebelumnya sebelum memasuki purna bakti pada profesi lamanya terbiasa bekerja di bidang penegakkan hukum.

Bagi purna bakti hakim, jaksa maupun polisi, menjadi advokat sesungguhnya masih tetap menggeluti profesi penegakan hukum meski wadah kegiatan yang berbeda. Oleh karenanya prosesi litigasi atau menjalankan proses berperkara sesuai prosedur-prosedur hukum menjadi hal biasa.

Sebelumnya DPD KAI Jabar pun telah berhasil menyelenggarakan Diklat Khusus Profesi Advokat (DKPA) sebagai tindak lanjut dari hasil UCA angkatan ke XIV Agustus 2020. Sekitar 140 advokat baru yang lulus UCA angkatan XIV mengikuti DKPA tersebut.

Dengan telah terselenggarakan UCA KAI ISL angkatan ke XV setidaknya organisasi advokat ini di Jawa Barat saja telah memiliki tambahan advokat baru sebagai anggotanya lebih dari 1.500 advokat sejak 2008 lalu.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Jawa Barat tahun 2020 yang berjumlah 48,27 juta jiwa dan jumlah kebutuhan masyarakat terhadap perlunya pendampingan hukum oleh advokat terdidik, maka peluang berprofesi sebagai advokat di provinsi ini masih terbuka lebar.

Kemajuan ekonomi, kebebasan berpolitik dan kebebasan berpendapat serta kian majunya teknologi diberbagai bidang, semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jasa advokat dalam penyelesaian perkara hukum yang menderanya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.