Press Release – DPP KAI https://www.kongres-advokat-indonesia.org Kongres Advokat Indonesia Mon, 11 Mar 2019 03:33:48 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.0.2 Presiden KAI: Hukum Harus Tetap Jadi Panglima di Tahun Politik https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/presiden-kai-hukum-harus-tetap-jadi-panglima-di-tahun-politik-2/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/presiden-kai-hukum-harus-tetap-jadi-panglima-di-tahun-politik-2/#respond Wed, 06 Feb 2019 06:58:53 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=2252 mia-lubis, indra-sahnun-lubis, isl, kai, dppkai, dpp-kai-islJakarta, HanTer – Banyak peristiwa hukum dan politik pada tahun 2018 kemarin yang dapat menjadi pelajaran sekaligus pekerjaan rumah di tahun 2019 ini. Tahun 2019 merupakan tahun politik yang ditandai dengan adanya pemilihan anggota legislatif maupun eksekutif yaitu Pemilihan Presiden-Wakil Presiden. “Meskipun tahun ini merupakan tahun politik, namun yang menjadi […]]]>

mia-lubis, indra-sahnun-lubis, isl, kai, dppkai, dpp-kai-islJakarta, HanTer – Banyak peristiwa hukum dan politik pada tahun 2018 kemarin yang dapat menjadi pelajaran sekaligus pekerjaan rumah di tahun 2019 ini. Tahun 2019 merupakan tahun politik yang ditandai dengan adanya pemilihan anggota legislatif maupun eksekutif yaitu Pemilihan Presiden-Wakil Presiden.

“Meskipun tahun ini merupakan tahun politik, namun yang menjadi patokan tetap hukum. Hukum harus menjadi panglima dalam menyelesaikan permasalahan-permasalan yang ditimbulkan dari peristiwa-peristiwa politik,” kata Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Siti Jamaliah Lubis SH MH, kepada wartawan, Selasa (4/2/2019) di Jakarta, saat menegaskan hukum harus selalu dikedepankan.

Ia berpesan, jangan sampai ketika terjadi peristiwa politik dan timbul masalah, hukum dikesampingkan. Indonesia adalah negara hukum, jadi acuan dari segala permasalahan adalah hukum supaya masyarakat tidak bingung dalam bersikap.

“Masyarakat terkadang dibuat bingung oleh sikap para elit, namun sebagai penegak hukum, kita harus menjaga negara ini supaya hukum tetap tegak, karena hukum di atas segala-galanya,” tegas Mia Lubis, demikian ia akrab disapa.

Negara, pintanya, harus lebih serius untuk hadir dalam membangun suatu penegakan hukum. KPU, Bawaslu dan Penegak Hukum harus benar-benar netral supaya Pemilu dan Pilpres bernar-benar berkualitas dan jangan sampai ada intimidasi dan penekanan-penekanan selama proses Pemilu dan Pilpres.

“Perlu langkah untuk menjaga denyut penegakan hukum, terutama dalam penyelenggaraan pemilu dan Pilpres. MK harus kita kawal independensinya, karena MK yang akan menyelesaikan perselisihan hasil Pilkada, Pemilu dan Pilpres,” harapnya.

KAI, imbuhnya sangat siap untuk melakukan upaya penegakan hukum. Organisasi yang didirikan melalui Kongres di Balai Sudirman pada 30 Mei 2008 ini, kini memiliki sekitar 30 ribu anggota. Sebagian besar dari mereka sudah mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) yang digelar oleh Mahkamah Konstitusi terkait masalah penyelesaian hasil Pilkada maupun Pemilihan Umum (Pemilu).

“Anggota kita yang tersebar di seluruh Indonesia sudah siap menghadapi perselisihan baik hasil Pilkada maupun hasil Pemilu, Bimtek yang dilakukan bersama Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu merupakan upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam beracara bagi anggota kami,” pungkas Mia Lubis.

Sumber : HarianTerbit.com

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/presiden-kai-hukum-harus-tetap-jadi-panglima-di-tahun-politik-2/feed/ 0
Presiden KAI: Hukum Harus Tetap Jadi Panglima di Tahun Politik https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/presiden-kai-hukum-harus-tetap-jadi-panglima-di-tahun-politik/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/presiden-kai-hukum-harus-tetap-jadi-panglima-di-tahun-politik/#respond Wed, 06 Feb 2019 06:51:26 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=2249 Banyak peristiwa hukum dan politik pada tahun 2018 kemarin yang dapat menjadi pelajaran sekaligus pekerjaan rumah di tahun 2019 ini. Tahun 2019 merupakan tahun politik yang ditandai dengan adanya pemilihan anggota legislatif maupun eksekutif yaitu Pemilihan Presiden-Wakil Presiden. “Meskipun tahun ini merupakan tahun politik, namun yang menjadi patokan tetap hukum. Hukum harus menjadi panglima dalam […]]]>

Banyak peristiwa hukum dan politik pada tahun 2018 kemarin yang dapat menjadi pelajaran sekaligus pekerjaan rumah di tahun 2019 ini. Tahun 2019 merupakan tahun politik yang ditandai dengan adanya pemilihan anggota legislatif maupun eksekutif yaitu Pemilihan Presiden-Wakil Presiden.

“Meskipun tahun ini merupakan tahun politik, namun yang menjadi patokan tetap hukum. Hukum harus menjadi panglima dalam menyelesaikan permasalahan-permasalan yang ditimbulkan dari peristiwa-peristiwa politik,” kata Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Siti Jamaliah Lubis SH MH, kepada wartawan, Senin (4/2/2019) di Jakarta, saat menegaskan hukum harus selalu dikedepankan.

Ia berpesan, jangan sampai ketika terjadi peristiwa politik dan timbul masalah, hukum dikesampingkan. Indonesia adalah negara hukum, jadi acuan dari segala permasalahan adalah hukum supaya masyarakat tidak bingung dalam bersikap.

“Masyarakat terkadang dibuat bingung oleh sikap para elit, namun sebagai penegak hukum, kita harus menjaga negara ini supaya hukum tetap tegak, karena hukum di atas segala-galanya,” tegas Mia Lubis, demikian ia akrab disapa.

Negara, pintanya, harus lebih serius untuk hadir dalam membangun suatu penegakan hukum. KPU, Bawaslu dan Penegak Hukum harus benar-benar netral supaya Pemilu dan Pilpres bernar-benar berkualitas dan jangan sampai ada intimidasi dan penekanan-penekanan selama proses Pemilu dan Pilpres.

“Perlu langkah untuk menjaga denyut penegakan hukum, terutama dalam penyelenggaraan pemilu dan Pilpres. MK harus kita kawal independensinya, karena MK yang akan menyelesaikan perselisihan hasil Pilkada, Pemilu dan Pilpres,” harapnya.

KAI, imbuhnya sangat siap untuk melakukan upaya penegakan hukum. Organisasi yang didirikan melalui Kongres di Balai Sudirman pada 30 Mei 2008 ini, kini memiliki sekitar 30 ribu anggota. Sebagian besar dari mereka sudah mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) yang digelar oleh Mahkamah Konstitusi terkait masalah penyelesaian hasil Pilkada maupun Pemilihan Umum (Pemilu).

“Anggota kita yang tersebar di seluruh Indonesia sudah siap menghadapi perselisihan baik hasil Pilkada maupun hasil Pemilu, Bimtek yang dilakukan bersama Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu merupakan upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam beracara bagi anggota kami,” pungkas Mia Lubis.

Sumber : MediasiOnline.com

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/presiden-kai-hukum-harus-tetap-jadi-panglima-di-tahun-politik/feed/ 0
16 Advokat Sulteng Dilantik, Vice Presiden DPP KAI: Jaga Martabat Profesi https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/16-advokat-sulteng-dilantik-vice-presiden-dpp-kai-jaga-martabat-profesi/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/16-advokat-sulteng-dilantik-vice-presiden-dpp-kai-jaga-martabat-profesi/#respond Thu, 13 Dec 2018 01:39:21 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1916 SULTENG. Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kongres Advokat Indonesia (KAI), John Jesky Sada, melantik 16 advokat di wilayah hukum Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa 11 Desember 2018. Dalam pelantikan itu, Wasekjen DPP KAI, John Jesky Sada, berpesan kepada para advokat yang baru dilantik agar terus belajar menguasai ilmu hukum demi […]]]>

SULTENG. Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kongres Advokat Indonesia (KAI), John Jesky Sada, melantik 16 advokat di wilayah hukum Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa 11 Desember 2018.

Dalam pelantikan itu, Wasekjen DPP KAI, John Jesky Sada, berpesan kepada para advokat yang baru dilantik agar terus belajar menguasai ilmu hukum demi kepentingan pembelaan perkara serta tetap memperhatikan kode etik advokat.

Senada, Vice Presiden DPP KAI, Rahmat Santoso SH, MH mengucapkan selamat kepada para advokat wilayah Sulteng yang baru diambil sumpah dan dilantik.

Selain itu, Rahmat juga berpesan agar para advokat baru agar selalu menjaga martabat profesi dan organisasi. Apalagi, saat ini banyak pengacara-pengacara yang justru terlilit masalah hukum saat melakukan tugasnya.

“Jangan pernah berhenti belajar. Kode etik advokat juga harus diperhatikan, jangan sampai melakukan pelanggaran kode etik. Bekerja secara profesional dan mengabdi kepada masyarakat,” pesan Rahmat Santoso yang juga menjabat Ketua Umum DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) ini.

Sementara Ketua DPD KAI Sulteng, Riswanto Lasdin yang juga hadir bersama Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Hukum, DPD KAI Sulteng, Achrul Udaya mengingatkan kepada para advokat agar berani memperjuangkan keadilan dan kebenaran bagi masyarakat.

Sebenarnya, kata Riswanto, ada 17 advokat yang dilantik, tetapi satu di antaranya tidak hadir di pelantikan. “Dengan pelantikan ini, maka advokat KAI di Sulteng sudah bertambah lagi demi pemenuhan kebutuhan jasa konsultasi dan bantuan hukum masyarakat,” imbuhnya. (aka)

Sumber : BeritaLangit.net

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/16-advokat-sulteng-dilantik-vice-presiden-dpp-kai-jaga-martabat-profesi/feed/ 0
DPP KAI Peduli Gempa Palu, Sigi, dan Donggala https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/dpp-kai-peduli-gempa-palu-sigi-dan-donggala/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/dpp-kai-peduli-gempa-palu-sigi-dan-donggala/#respond Mon, 19 Nov 2018 07:44:25 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1835 KarebaSulteng News.com, Palu-Ketua DPD K.A.I Sulteng, Riswanto Lasdin SH MH, merasa bersyukur atas kepedulian DPP Kongres Advokat Indonesia (K.A.I) terhadap musibah yang menimpa Kota Palu, Sigi Dan Donggala. Musibah yang terjadi telah membuat banyak advokat juga ikut mengalami kehilangan tempat tinggal dan keluarga yg dicintai. Magister Hukum, Alumni Universitas Islam Djakarta (UIJ) itu mengatakan Pasca […]]]>

KarebaSulteng News.com, Palu-Ketua DPD K.A.I Sulteng, Riswanto Lasdin SH MH, merasa bersyukur atas kepedulian DPP Kongres Advokat Indonesia (K.A.I) terhadap musibah yang menimpa Kota Palu, Sigi Dan Donggala. Musibah yang terjadi telah membuat banyak advokat juga ikut mengalami kehilangan tempat tinggal dan keluarga yg dicintai.

Magister Hukum, Alumni Universitas Islam Djakarta (UIJ) itu mengatakan Pasca gempa 4 hari, setelah komunikasi hp bisa di lakukan, ia akhirnya segera dapat melaporkan kondisi yang terjadi, sehingga saat itu pula DPP KAI mnghimpun dana baik dari pngurus DPP maupun dari DPD KAI seindonesia Untuk dapat membantu Korban Gempa, Tsunami, Likuifasi Pasigala.

Sehingga hari itu melalui dana yang terkumpul, dapat langsung dibelanjakan untuk pembelian logistik, dikatakan pria yang kerab disapa bung Ris itu, adapun kepedulian yg telah dilakukan oleh DPP KAI dan DPD KAI Sulteng adalah dalam bentuk pemberian bantuan logistik kebutuhan makanan orang dewasa dan anak anak, bahan bakar minyak, baju bekas dan terakhir memberi santunan kepada advokat yg kehilangan tempat tinggal.

Bahkan sampai hari ini, lanjut dikatakanya dia, masih berada di Jakarta untuk mengumpulkan baju bekas dari advokat pengurus DPP KAI. Dimana Alhamdulillah menurutnya bantuan telah terdistribusi, ke semua Advokat.

Akhirnya Selaku Ketua DPD K.A.I, dirinya secara pribadi tidak henti-hentinya bersyukur dan berterimah kasih atas kepedulian organisasi profesi Advokat di tingkat pusat khususnya kepada ibu HJ. SITTI JAMALIAH LUBIS selaku presiden KAI dan bapak APOLOS DJARABONGA selaku sekjen.

Sumber : karebasultengnews.co.id

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/dpp-kai-peduli-gempa-palu-sigi-dan-donggala/feed/ 0
Ratusan Advokat KAI Ikuti Sosialisasi E-Court di Pengadilan Tinggi DKI https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/ratusan-advokat-kai-ikuti-sosialisasi-e-court-di-pengadilan-tinggi-dki/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/ratusan-advokat-kai-ikuti-sosialisasi-e-court-di-pengadilan-tinggi-dki/#respond Fri, 14 Sep 2018 04:11:16 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1426 Para advokat yang tergabung dalam Kongres Advokat Indonesia (KAI) mengikuti sosialisasi penerapan sistem E-Court di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Mereka terlihat antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan oleh nara sumber. “Terima kasih kepada Pak KaPT DKI Jakarta yang telah menggelar acara sosialisasi E-Court. Ini tentu akan membantu advokat mendalami aturan baru dari MA,” kata Presiden KAI […]]]>

Para advokat yang tergabung dalam Kongres Advokat Indonesia (KAI) mengikuti sosialisasi penerapan sistem E-Court di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Mereka terlihat antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan oleh nara sumber.

“Terima kasih kepada Pak KaPT DKI Jakarta yang telah menggelar acara sosialisasi E-Court. Ini tentu akan membantu advokat mendalami aturan baru dari MA,” kata Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis, pada acara Sosialisasi E-court di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, pekan lalu.

Sosialisasi yang mengambil tema “Mempermudah Advokat dalam Menjalankan Profesinya” ini merupakan kerjasama Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dengan Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI).

Aturan baru ini, imbuh Mia Lubis, demikian Siti Jamaliah Lubis kerap disapa, sangat efektif bagi organisasi advokat untuk mengontrol anggota karena semua advokat terdaftar secara online. Tentu juga akan sangat menguntungkan masyarakat pencari keadilan, karena tidak ada lagi advokat yang palsu.

Advokat yang tergabung di KAI saat ini imbuh Mia, berjumlah lebih dari 22 ribu dari 34 DPD dan DPC seluruh Indonesia dan yang mengikuti sosialisasi di DKI ini sekitar 300an advokat. “Dengan sistem ini juga diharapkan advokat tak berpindah-pindah organisasi dan kami yakin advokat KAI tidak akan pindah ke organisasi lain,” papar Mia yang disambut tepuk tangan peserta.

Sementara itu Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Bapak Dr H Muh Daming Sunusi SH MHum merasa gembira dengan banyaknya advokat yang hadir.
Kita semua penegak hukum, hanya saja berbeda tugas dan fungsinya. “Ini kewajiban PT untuk mensosialisasikan hal ini, supaya dalam menjalankan Perma ini ada tuntunannya,” ujar Daming Sunusi.

Kalau sistem ini berhasil diterapkan tentu akan membantu bagi pengadilan maupun advokat. “Begitupun bagi organisasi advokat sangat terbantu. Jangan kesana kemari pindah organisasi advokat, di satu organisasi saja, besarkan KAI,” sarannya.

Hadir sebagai nara sumber Ahmad Yusak dan Ester Siregar moderator. Hadir juga para Hakim Tinggi, Panitera Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Sekretaris PT DKI. Dari KAI hadir Sekjen KAI Apolos Djarabonga, Ketua Dewan Penasihat Rusdi Tahir, Ketua Dewan Kehormatan MG Gunawan Raff, para Vice Presiden, Ketua KAI DKI Jakarta Ardi Mbalembout dan lain-lain.

Sistem E-court ini diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik (Perma E-Court) yang diundangkan sejak 4 April 2018. Aturan ini mencakup administrasi perkara perdata, perdata agama, tata usaha militer dan usaha negara. Persyaratan untuk dapat menjadi pengguna e-court adalah: KTP, Kartu Anggota Advokat dan Berita Acara Sumpah (BAS).

Sumber : MediasiOnline.com

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/ratusan-advokat-kai-ikuti-sosialisasi-e-court-di-pengadilan-tinggi-dki/feed/ 0
Pelaksanaan Sosialisasi E-Court Di DPP KAI https://www.kongres-advokat-indonesia.org/kegiatan/pelaksanaan-sosialisasi-e-court-di-dpp-kai/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/kegiatan/pelaksanaan-sosialisasi-e-court-di-dpp-kai/#respond Thu, 06 Sep 2018 03:52:44 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1386   Tempat : Pengadilan Tinggi DKI Jakarta lantai 6 Jl. Letjend.Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.]]>

 

Tempat :
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta lantai 6

Jl. Letjend.Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/kegiatan/pelaksanaan-sosialisasi-e-court-di-dpp-kai/feed/ 0
Seminar “Eksistensi Jalur Non Karir (Profesional) dalam Rekrutmen Calon Hakim Agung” https://www.kongres-advokat-indonesia.org/news-update/info-dpp/seminar-eksistensi-jalur-non-karir-profesional-dalam-rekrutmen-calon-hakim-agung/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/news-update/info-dpp/seminar-eksistensi-jalur-non-karir-profesional-dalam-rekrutmen-calon-hakim-agung/#respond Tue, 28 Aug 2018 02:33:33 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1352 Senin, 27 Agustus 2018 – Auditorium Lt. 4 Komisi Yudisial RI Presiden Kongres Advokat Indonesia Siti Jamaliah Lubis, SH dengan, Ketua Komisi Yudisial Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H.,M.Hum    ]]>

Senin, 27 Agustus 2018 – Auditorium Lt. 4 Komisi Yudisial RI

Presiden Kongres Advokat Indonesia Siti Jamaliah Lubis, SH dengan,

Ketua Komisi Yudisial Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H.,M.Hum

 

 

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/news-update/info-dpp/seminar-eksistensi-jalur-non-karir-profesional-dalam-rekrutmen-calon-hakim-agung/feed/ 0
Selamat Hari Raya Idul Adha 1439H https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/selamat-hari-raya-idul-adha-1439h/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/selamat-hari-raya-idul-adha-1439h/#respond Thu, 23 Aug 2018 03:43:08 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1343 Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia ( The Congress of Indonesian Advocates )   Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1439H “Semoga Allah Menganugerahkan kita Kekuatan Untuk Meminta Maaf dan Keikhlasan Untuk Memaafkan”   SITI JAMALIAH LUBIS, SH Presiden Kongres Advokat Indonesia]]>

Dewan Pimpinan Pusat

Kongres Advokat Indonesia

( The Congress of Indonesian Advocates )

 

Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1439H

“Semoga Allah Menganugerahkan kita Kekuatan Untuk Meminta Maaf dan Keikhlasan Untuk Memaafkan”

 

SITI JAMALIAH LUBIS, SH
Presiden Kongres Advokat Indonesia

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/selamat-hari-raya-idul-adha-1439h/feed/ 0
Cegah ‘Main Mata’ dengan Warga Binaan, KAI Harap Kalapas dan Karutan Ikuti Arahan Menkumham https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/cegah-main-mata-dengan-warga-binaan-kai-harap-kalapas-dan-karutan-ikuti-arahan-menkumham/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/cegah-main-mata-dengan-warga-binaan-kai-harap-kalapas-dan-karutan-ikuti-arahan-menkumham/#respond Tue, 31 Jul 2018 05:20:36 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1324 Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly melantik Kalapas Sukamiskin yang baru, Tejo Harwanto di Gedung Kemenkumham, Jakarta, pekan lalu. Tejo menggantikan Kalapas Sukamiskin sebelumnya Wahid Husen yang dipecat akibat ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pemberian fasilitas, pemberian perizinan khusus ataupun pemberian lainnya kepada nara pidana. Tejo sebelumnya menjabat Kalapas Kelas I Tanjung Gusta […]]]>

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly melantik Kalapas Sukamiskin yang baru, Tejo Harwanto di Gedung Kemenkumham, Jakarta, pekan lalu. Tejo menggantikan Kalapas Sukamiskin sebelumnya Wahid Husen yang dipecat akibat ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pemberian fasilitas, pemberian perizinan khusus ataupun pemberian lainnya kepada nara pidana. Tejo sebelumnya menjabat Kalapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara.

Kongres Advokat Indonesia (KAI) mengapresiasi langkah Menkumham yang begitu cepat melakukan tindakan pasca Wahid Husen ditangkap KPK. Yasonna mengeluarkan kebijakan menempatkan sejumlah auditor muda untuk pengawasan internal kondisi lapas maupun rutan se-Indonesia. Jajaran pimpinan tinggi Kemenkumham pun kini bisa mengontrol pegawainya tersebut dengan memanfaatkan tekhnologi canggih CCTV yang terpasang di lapas.

“Kita berharap Kalapas Sukamiskin yang baru mengindahkan instruksi Menkumham agar tetap menjaga integritasnya dan mengawasi warga binaannya dalam kasus korupsi di Lapas Sukamiskin, begitu juga untuk lapas-lapas di seluruh Indonesia,” kata Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis kepada wartawan di Jakarta, akhir pekan lalu.

Mia Lubis, demikian ia kerab disapa, berharap Kalapas Sukamiskin ke-enam di era Yasonna ini tak lagi berani ‘main mata’ dengan warga binaannya. Pemenjaraan itu imbuh Mia, prinsipnya untuk menjerakan seseorang yang melakukan tindak pidana dan itu sebagai konseksensi tindakan yang telah dilakukannya sebelumnya. Apalagi korupsi itu termasuk extra ordinary crime, kejahatan luar biasa.

Namun demikian, Mia Lubis berharap lapas maupun rutan di seluruh Indonesia juga tetap menghormati hak-hak warga binaannya, termasuk advokat yang ingin membesuk kliennya. Ia menyesalkan tindakan oknum rutan Cipinang Jakarta terhadap advokat senior Petrus Bala Pattyona, bertepatan beberapa saat setelah Wahid Husen ditangkap KPK.

Petrus awalnya tidak diperbolehkan masuk rutan Cipinang pada minggu (13/07/2018) lalu karena kedapatan membawa hands free yang terselip di dompetnya, sementara hpnya sudah dititip di loker. Salah satu ketentuan di lapas maupun rutan, bagi yang ingin mengunjungki warga binaan tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi hp.

“Kita harap oknum petugas rutan Cipinang jangan ‘lebay’, hansfree itu kan tidak dapat digunakan bila tidak ada hp, jadi jangan terlalu mengada-ada kebijakan oknum rutan tersebut,” sesal Mia mengomentari perlakuan terhadap Petrus, yang juga petinggi KAI itu.

Atas perlakuan itu, Petrus pun akhirnya melapor ke Karutan dan ia kemudian diantar Karutan menemui kliennya yang ingin berkonsultasi masalah hukum.

KAI berharap, ke depan tidak ada lagi oknum sipir penjaga rutan maupun lapas menghalangi advokat yang ingin menemui kliennya di lapas maupun rutan di seluruh Indonesia. Pertemuan antara klien dan advokat itu adalah hak bagi klien dan advokat yang diatur dalam pasal 70 KUHAP, yang menyatakan kuasa hukum bebas bertemu dengan kliennya.

Sumber : MediasiOnline.com

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/cegah-main-mata-dengan-warga-binaan-kai-harap-kalapas-dan-karutan-ikuti-arahan-menkumham/feed/ 0
KAI Dukung Menkumhan Ganti Kalapas Sukamiskin https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/kai-dukung-menkumhan-ganti-kalapas-sukamiskin/ https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/kai-dukung-menkumhan-ganti-kalapas-sukamiskin/#respond Tue, 31 Jul 2018 03:26:59 +0000 https://www.kongres-advokat-indonesia.org/?p=1319 Jakarta, HanTer – Kongres Advokat Indonesia (KAI) mengapresiasi langkah Menkumham yang begitu cepat melakukan tindakan pasca Kalapas Sukamiskin Wahid Husen ditangkap KPK. Yasonna mengeluarkan kebijakan menempatkan sejumlah auditor muda untuk pengawasan internal kondisi lapas maupun rutan se-Indonesia. Jajaran pimpinan tinggi Kemenkumham pun kini bisa mengontrol pegawainya tersebut dengan memanfaatkan tekhnologi canggih CCTV yang terpasang di […]]]>

Jakarta, HanTer – Kongres Advokat Indonesia (KAI) mengapresiasi langkah Menkumham yang begitu cepat melakukan tindakan pasca Kalapas Sukamiskin Wahid Husen ditangkap KPK.

Yasonna mengeluarkan kebijakan menempatkan sejumlah auditor muda untuk pengawasan internal kondisi lapas maupun rutan se-Indonesia. Jajaran pimpinan tinggi Kemenkumham pun kini bisa mengontrol pegawainya tersebut dengan memanfaatkan tekhnologi canggih CCTV yang terpasang di lapas.

“Kita berharap Kalapas Sukamiskin yang baru mengindahkan instruksi Menkumham agar tetap menjaga integritasnya dan mengawasi warga binaannya dalam kasus korupsi di Lapas Sukamiskin, begitu juga untuk lapas-lapas di seluruh Indonesia,” kata Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly melantik Kalapas Sukamiskin yang baru, Tejo Harwanto di Gedung Kemenkumham, Jakarta, pekan lalu.

Tejo menggantikan Kalapas Sukamiskin sebelumnya Wahid Husen yang dipecat akibat ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pemberian fasilitas, pemberian perizinan khusus ataupun pemberian lainnya kepada nara pidana. Tejo sebelumnya menjabat Kalapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara.

Mia Lubis, demikian ia kerab disapa, berharap Kalapas Sukamiskin ke-enam di era Yasonna ini tak lagi berani main mata dengan warga binaannya. Pemenjaraan itu imbuh Mia, prinsipnya untuk menjerakan seseorang yang melakukan tindak pidana dan itu sebagai konseksensi tindakan yang telah dilakukannya sebelumnya. Apalagi korupsi itu termasuk extra ordinary crime, kejahatan luar biasa.

Advokat Dilarang Masuk Rutan

Mia Lubis berharap lapas maupun rutan di seluruh Indonesia juga tetap menghormati hak-hak warga binaannya, termasuk advokat yang ingin membesuk kliennya.

Ia juga menyesalkan tindakan oknum rutan Cipinang Jakarta terhadap advokat senior Petrus Bala Pattyona, bertepatan beberapa saat setelah Wahid Husen ditangkap KPK.

Petrus awalnya tidak diperbolehkan masuk rutan Cipinang pada minggu (13/7/2018) lalu karena kedapatan membawa hands free yang terselip di dompetnya, sementara hpnya sudah dititip di loker.

Salah satu ketentuan di lapas maupun rutan, bagi yang ingin mengunjungki warga binaan tidak diperbolehkan membawa alat komunikasi hp.

“Kita harap oknum petugas rutan Cipinang jangan lebay, hands free itu kan tidak dapat digunakan bila tidak ada hp, jadi jangan terlalu mengada-ada kebijakan oknum rutan tersebut,” sesal Mia mengomentari perlakuan terhadap Petrus, yang juga petinggi KAI itu.

Atas perlakuan itu, Petrus pun akhirnya melapor ke Karutan dan ia kemudian diantar Karutan menemui kliennya yang ingin berkonsultasi masalah hukum.

KAI berharap, ke depan tidak ada lagi oknum sipir penjaga rutan maupun lapas menghalangi advokat yang ingin menemui kliennya di lapas maupun rutan di seluruh Indonesia. Pertemuan antara klien dan advokat itu adalah hak bagi klien dan advokat yang diatur dalam pasal 70 KUHAP, yang menyatakan kuasa hukum bebas bertemu dengan kliennya.

Sumber : HarianTerbit.com

]]>
https://www.kongres-advokat-indonesia.org/press-release/kai-dukung-menkumhan-ganti-kalapas-sukamiskin/feed/ 0